Dan yang berkuasapun….
My Diary is blog Powered by Wordpress. Please subscribe to My Diary via the RSS Feed or Via Email.
Masih teringat perayaan menyambut tahun baru 2008, berbagai pesta digelar diseluruh pelosok Dunia, begitu meriah dan begitu megah itu sebelum jam menunjukan pukul 00.00 tanggal 08 january 2008, namun tidak ada yang berpikir sejenak bahwa untuk tahun ini begitu banyak musibah yang menimpah dunia ini sepanjang tahun 2007, banyak perbuatan manusia yang sangat tidak bersahabat dengan bumi, namun masih saja manusia tidak memikirkan pentingnya bumi ini tempat kita berpijak untuk kita rawat dan kita lestarikan. Apa yang terjadi setelah pukul 00.00 tanggal 08 january 2008 menandakan bumi tidak menginginkan kita untuk melakukan pesta melihat banyaknya bencana yang terjadi sepanjang tahun 2007.
Dan yang berkuasapun mengambuk, hujan yang begitu deras tumpah kebumi kita seakan ingin membubarkan pesta yang sedang berlangsung dan tiada henti hingga ke esokkan harinya. dimana pijar kembang api tidak dapat dinikmati lebih lama lagi, seharusnya kita sadar akan hal itu dan mencoba untuk lebih peka terhadap lingkungan agar bumi dapat lebih bersahabat dengan manusia dan tiada lagi bencana maupun musibah dari bumi kita tercinta ini.








daniel | 10 January, 2008 #
Semoga saja amien, tetapi memang sulit untuk menyadarkan sifat dasar manusia butuh waktu lama dan butuh adaptasi baru untuk membuat semua itu menjadi nyata. Dan melihat pengalaman yang sudah berlalu untuk diambil hikmah serta dipelajari untuk kedepannya
littlemynah | 15 January, 2008 #
wah….. siapa ya yang berkuasa?, alhamdillah sih tempat tinggalku gak kebagian, tapi aku dua hari gak tidur gara2 gara rumah camer tenggelam…..
nah pelajarannya yang aku terima adalah, tidak perlu menyalahkan siapa siapa, GAK PERLU KATAKAN ALAM GAK BERSAHABAT. GAK USAH NGOMONG tUHAN mURKA…… KITA HARUS MULAI SIAP-SIAP SEKARANG BENCANA ITU BISA TERJADI UNTUK SIAPAPUN DAN DIMANAPUN….. GET READY…..
eh boleh nitip Pic gak nih dan?…..
Daniel | 15 January, 2008 #
Betoi juga plends untuk saat ini nasi pun sudah menjadi bubur sekarang cuma bagaimana cara kita menanggulangi bencana tersebut sehingga tidak banyak korban berjatuhan, Boleh plends e-mail ke saya saja yah