Share pengalaman !!

January 16 in Experience by daniel


My Diary is blog Powered by Wordpress. Please subscribe to My Diary via the RSS Feed or Via Email.

Benarkah menjalankan hubungan (pacaran) terlalu lama bisa membuat perasaan hambar, jenuh, dan membosankan ?
Disini saya akan menceritakan sedikit pengalaman pribadi saya dimana saya mempunyai doi, doi mumat sama saya karena saya belum juga menikahkan doi. Kami sudah menjalankan hubungan (pacaran) selama ± 4 tahun, sekarang doi jadi berkesan cuek sama saya ? Lalu doi berkata “lama-lama pacaraan juga orang bisa jenuh” doi hanya ingin saya menikahkan doi secepatnya, yah saat ini kami memang sedang mempersiapkannya, tapi yang membuat saya meminta waktu lebih saya hanya ingin mengetahuai, apakah sifat demikian merupakan sifat permanen atau hanya sifat semu yang hanya ada sesaat (memang bentul-betul doi merasa jenuh), lalu saya mencoba untuk mengintropeksi diri saya apakah memang betul doi demikian. Hubungan kami begitu panjang dan banyak pengalaman yang kami alami bersama itu di 3 tahun kami pacaran tetapi perubahan dari doi sifat mulai saya rasakan memasukin tahun ke 4 hubungan berjalan, doi jadi cuek banget sama saya dan itu membuat saya kesal kadang-kadang saya tidak tahan emosi tapi sampai saat ini syukur saya masih bisa tahan emosi saya, tetap menjaga perasaan Doi, dan mencoba sabar, begitu sekilas pengalaman saya.

Dan yang ingin saya share disini adalah :

  1. Apakah betul menjalankan hubungan dalam arti “pacaran” yang terlalu lama bisa membuat perasaan seseorang menjadi hambar yang lalu menjadi jurang pemisah antara hubungan saya dan doi ?
  2. Lalu apakah perasaan (Cinta,kasih sayang dan perhatian) akan saya dapatkan kembali jikalau saya siap dan membuat keputusan untuk menikah dengan Doi?

Tolang untuk yang mempunyai pengalaman yang sama kalo baca artikel saya ini kalian bisa bagi pengalaman kalian, karena sesungguhnya kami saling mencintai dan tidak ingin hubungan ini berakhir, Trims.

6 Responses so far | Have Your Say!

  1. elmo

    elmo  |  20 February, 2008 #

    waks… kalo menurut q niii… bosen tu bisa deh hinggap dalam hubungan siapa aja. Tapiii..itu kembali lagi ma diri masing-masing. gimana cara nyikapi rasa bosen itu. q pikir, bukan dengan menikah maka rasa bosen itu akan hilang, or cinta tu akan kembali. kalo gitu, pertanyaan q, kamu menikah karna apa? Menikah kan perlu suatu komitmen yang serius dan juga pasti dong didukung ma rasa cinta. sedangkan,da lama pacaran udah bosen, apalagi menikah seumur hidup? he..he..he..
    Cc q pacaran selama sembilan tahun dan akhirnya menikah,q rasa itu nggak mudah. n pastii, ada rasa jenuh. Namun, mereka berhasil kok melewatinya. :gg

    :ag kaum hawa itu kalo da lama dipacarin,biasanya bertanya-tanya niii.. (kapan ya q dikawinin?) -haha-
    yang penting komunikasi, saling terbuka, ngomong heart to heart apapun itu,masa depan hubungan, hub tu mau dibawa kemana.. for me, the most important thing is good communication.

    Kalo da siap lahir,batin,ekonomi..tunggu apa lagi..hahaha :br

    (komennya ini telat yaaa..dah lama ^^)

  2. daniel

    daniel  |  21 February, 2008 #

    amien elmo aq akan menikah pada tanggal 06 april 2008 dengan gadis yang aq ceritain diatas, mudah-mudahan berjalan lancar yah kalo bisa datang yah :gg

  3. elmo

    elmo  |  21 February, 2008 #

    :jt :jt duhh..q doain sukses n lancar acaranya.. :oh
    dimana nii jadinyaa…? :cl

  4. daniel

    daniel  |  21 February, 2008 #

    Thanks elmo memang bae ;) di Bogor acaranya

  5. elmo

    elmo  |  21 February, 2008 #

    :gh *malu :ag hihi.. uuuh..jauhnyaaa… hiks tapi gpp lah..doaku menyertaimu nak :gg

  6. daniel

    daniel  |  21 February, 2008 #

    Makasih Ibu :sy yang satu ini emang bae Jauh emang dimana ? :OO

Leave a Feedback

Wordpress